"Kekuatan partai yang tergabung dalam koalisi ini setara dengan 30 kursi parlemen atau 54,5 persen suara dalam pemilu legislatif sebelumnya. Kami target menang dengan perolehan suara di atas 50 persen dan kami yakin kompetisi akan`head to head" kata Ketua Tim Kampanye Koalisi Bali Mandara (KBM) Made Mudarta di Denpasar, Sabtu.
Mudarta menyampaikan hal itu usai pendaftaran pasangan calon gubernur dan cawagub, Mangku Pastika dan Ketut Sudikerta yang diusung oleh Koalisi Bali Mandara di Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali.
Apalagi menurut dia, dengan bergabungnya Partai Gerindra dalam koaliasi semakin memperkuat pasangan yang dijagokan karena diyakini mempunyai jaringan di bawah yang cukup luas.
KBM yang sebelumnya diperkuat oleh delapan partai yakni Golkar, Demokrat, PNBKI, Hanura, PKPB, PKPI, Pakar Pangan, dan PAN, kini dengan masuknya Gerindra menjadi sembilan partai.
Mudarta yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Bali itu mengatakan selain target memenangkan paket "Pasti-Kerta", koalisi juga mengharapkan proses Pilkada dapat berjalan dengan demokratis, tertib dan damai.
"Kami mengharapkan Bali dapat menjadi daerah percontohan secara nasional dalam pelaksanaan pilgub yang damai, dengan kemasan suasana adat dan budaya," katanya
Sementara Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengharapkan timnya agar tidak sombong dan tetap rendah hati serta santun. Hal ini, kata dia, karena Bali juga terkenal dengan kedamaian, kerukunan serta mempertahankan filosofi menyamabraya (persaudaraan). (LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.