"Sisa dana tersebut kembali ke kas daerah, dan untuk tahun 2013 jumlah anggaran masih sama dengan tahun lalu," kata Kepala Dinas Kesehatan Jembrana, dr Putu Suasta, MKes, Kamis.
Menurut Suasta, hingga tanggal 17 Desember 2012, total klaim JKBM yang digunakan warga Kabupaten Jembrana sebesar Rp11.693.053.242,6.
Dari total klaim tersebut, berdasarkan sharring pembiayaan, Pemerintah Provinsi Bali membayar 68,96 persen atau Rp8 miliar lebih, sementara Pemkab Jembrana hanya 31,04 persen atau Rp3,6 miliar.
"Kalau kami hitung sampai akhir bulan Desember, anggaran dari pemkab paling hanya habis Rp4 miliar," ujar Suasta.
Suasta memprediksi, tahun 2013, klaim terhadap JKBM di Jembrana akan menurun, karena jumlah warga yang memperoleh kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari pusat bertambah.(GBI)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.