Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Putu Suardhika di Denpasar, Jumat menjelaskan, kegiatan yang digelar bulanan secara bergilir ini akan dilaksanakan di Desa Pekraman Pohgading, Jalan Kerta Negara, Ubung Kaja.
"Kami mengundang seluruh komponen masyarakat Bali untuk hadir dalam simakrama kali ini. Kota Denpasar ini penduduknya dikenal sangat heterogen. Masyarakat dari seluruh kabupaten se-Bali dan juga luar Bali ada di Kota Denpasar," katanya.
Karena itu, katanya, simakrama kali ini bukan hanya ditujukan bagi masyarakat Denpasar, namun juga terbuka bagi seluruh masyarakat luar yang tinggal dan menetap di ibu kota Provinsi Bali itu.
Suardhika menjelaskan, simakrama ini digelar sebagai wujud dari tekad Mangku Pastika bersama Puspayoga untuk tetap pada komitmennya, yakni mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam masa pemerintahannya.
"Simakrama merupakan salah satu upaya untuk menyerap aspirasi masyarakat, baik dalam bentuk saran, masukan hingga kritik. Berbagai masukan dari masyarakat tersebut bisa menjadi bahan evaluasi dalam pelaksanaan pembangunan menuju Bali Mandara atau maju, aman, damai dan sejahtera," katanya.
Simakrama ini sebagaimana biasa akan dimulai pukul 09.00 wita dengan arahan dari gubernur sekaligus membuka acara. Setelah itu, masyakarat yang hadir diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai saran, masukan hingga kritik dan keluhan.
Gubernur yang didampingi seluruh jajaran satuan kerja Pemprov Bali akan langsung memberi tanggapan.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.