Denpasar (ANTARA) - Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto mengajak seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) terus menghidupkan serta melestarikan kearifan lokal Bali sebagai upaya menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat persatuan dalam keberagaman.

Ajakan tersebut disampaikan Pangdam saat menghadiri kegiatan Simakrama Hari Raya Galungan dan Kuningan bersama prajurit dan PNS Makodam IX/Udayana yang beragama Hindu di Wantilan Pura Agung Udayana, Makodam IX/Udayana, Denpasar, Jumat.

Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan nilai-nilai budaya Bali yang sarat dengan adat istiadat dan kearifan lokal harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Menurut dia, pelestarian budaya merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh toleransi.

“Dengan menanamkan rasa saling mengasihi dan menghargai setiap perbedaan, kita akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah yang kita cintai,” ujar Pangdam.

Ia menjelaskan, momentum Hari Raya Galungan dan Kuningan tidak hanya menjadi sarana meningkatkan spiritualitas, tetapi juga mempererat hubungan kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan Kodam IX/Udayana.

Pangdam berharap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Galungan dan Kuningan dapat menjadi pedoman bagi seluruh prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Kegiatan Simakrama diawali dengan persembahyangan bersama yang diikuti ratusan prajurit, PNS, dan keluarga besar Makodam IX/Udayana. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat komitmen menjaga budaya lokal serta mempererat semangat toleransi antarumat beragama.

Suasana semakin meriah dengan penampilan berbagai kesenian tradisional Bali, seperti Tari Puspanjali, Tari Cendrawasih, dan Tari Joged Bumbung yang menggambarkan kegembiraan, rasa syukur, serta nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan masyarakat Bali.

Sementara itu, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution mengatakan kegiatan Simakrama merupakan bentuk komitmen Kodam IX/Udayana dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal Bali yang mengedepankan keharmonisan, kebersamaan, dan keseimbangan hidup.

Menurut dia, pelestarian budaya lokal merupakan bagian dari kekuatan sosial yang penting untuk menjaga persatuan dan memperkokoh hubungan antara TNI dengan masyarakat.



Pewarta: Rolandus Nampu
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026