Denpasar (Antara Bali) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan, akan membangun bendungan Titab di Kabupaten Buleleng, Bali dalam upaya pengairan sawah di daerah tersebut.
"Kami akan mengalokasikan dana pembanguan bendungan Titab yang ada di kabupaten Buleleng," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada saat "teleconference" dengan Gubernur Bali Made Mangku Pastika di Renon Denpasar, Selasa.
Presiden mengatakan, secara teknis dan alokasi dana untuk pembangunan bendungan tersebut akan dilakukan oleh Kementrian Pekerjaan Umum.
Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengatakan, pihaknya bersama dengan pemerintah pusat akan melakukan pengalokasian pendanaan tersebut.
"Kita belum tahu berapa dana yang diperlukan untuk membangunan bendungan tersebut, kita akan rinci lebih mendetail. Karena di lokasi tersebut juga akan membebaskan tanah penduduk," katanya.
Namun dengan adanya kesanggupan dari pemerintah pusat, kata Gubernur Bali, pihaknya mulai tahun anggaran APBD 2011 akan menganggarkan untuk pembangunan bendungan Titab yang ada di Kecamatan Busungbiu itu.
Presiden dalam kesempatan tersebut juga meresmikan proyek-proyek Departemen Pekerjaaan Umum yang ada di Indonesia, salah satunya pembangunan bendungan Benel di Kabupaten Jembrana.
Dalam kesempatan telewicara Gubernur Mangku Pastika menyampaikan kepada presiden, bahwa bendungan atau waduk tersebut untuk irigasi seluas 1.005 hektare, dengan debit sebesar 1,59 meter kubik per detik.
Dikatakan, wilayah daerah irigasi banel seluas 1.047 Ha meliputi sembilan subak (organisasi pengairan subak) meliputi subak Benel, Mekar Sari, pangkung Buluh, Tebu Paras, Liplip, Yeh Anakan, Peh, Tegal Berkis dan subak Tegal Jati.
"Di bendungan tersebut kami juga akan menebarkan bibit ikan, yang nanti diharapkan dapat meningkatkan nilai perekonomian masyarakat setempat," kata Gubernur Mangku Pastika.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.