Jakarta (Antara Bali) - Anggota panitia kerja kurikulum Komisi X DPR Rohmani mengatakan pihaknya mendorong pemerintah untuk bersedia membahas draft perubahan Kurikulum 2013 hingga tuntas.

"Karena pemerintah tidak bisa memenuhi permintaan DPR untuk membagikan draft perubahan kurikulum 2013, rapat kerja pada Selasa (15/1) ditunda dan dilanjutkan hari ini (16/1)," katanya di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan dalam rapat kerja Komisi X DPR dengan Kemendikbud pada Selasa (16/1), pemerintah menugaskan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Musliar Kasim.

Namun, legislator yang membidangi masalah pendidikan, kebudayaan, olahraga dan pariwisata itu menyesalkan sikap pemerintah yang lebih memperhatikan pencetakan buku pelajaran ketimbang substansi kurikulum.

Rohmani mengatakan pemerintah tidak fokus pada pembahasan isi kurikulum. "Padahal, yang seharusnya menjadi pembicaraan utama dalam rapat kerja tersebut adalah hal-hal yang pokok terkait perubahan kurikulum tersebut," katanya.

"Jadi, sebenarnya, apa yang mau dibahas dalam raker ini. Sementara pemerintah tidak memberikan draft perubahan kurikulum tersebut. Percuma dibahas kalau tidak ada bahannya," katanya. (*/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026