Ketua DPD I Golkar Bali Ketut Sudikerta, di Denpasar, Selasa, menyampaikan penegasan bahwa dalam proses pilkada dan menentukan siapa yang akan direkomendasi tetap memperhatikan mekanisme partai yakni lewat survei.
Ia mengatakan Golkar Bali baru akan menggelar rapat kembali bersama DPP Partai Golkar di Jakarta, Rabu (19/12) malam.
Sudikerta yang juga Wakil Bupati Badung ini menambahkan, sebenarnya hasil survei akan dibuka pada Sabtu (15/12), namun lantaran banyak kesibukan akhirnya diputuskan baru akan dibuka di Jakarta besok bersama DPP.
"Setelah pukul 19.00 atau rapat digelar silahkan hubungi saya," katanya. Ia menguraikan pada survei yang dilakukan selama ini, selain melakukan survei terhadap calon gubernur dan calon wakil gubernur tersendiri (tunggal), survei juga dilakukan lewat sistem paket.
"Selain mengajukan nama Made Mangku Pastika, Golkar sendiri mengajukan banyak calon untuk calon gubernur seperti Demer atau Sumarjaya Linggih, IGK Adhi Putra dan AA Gde Agung," katanya.
Sementara calon wakil gubernur nama-nama yang diajukan diantaranya Ketut Suwandhi, Cok Ace, Wayan Geredeg, Cok Budi Suryawan dan AA Alit Yuda. Namun demikian belum diketahui siapa yang memperoleh hasil survei tertinggi.
"Kami diperintahkan melakukan survei dan jatuh pada siapa hasil survei itu, saya belum tahu. Tolong sabar menunggu," ujarnya. (LHS)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.