"Uji publik tingkat nasional tersebut akan digelar di Jakarta, Yogyakarta, Medan, Denpasar dan Makassar," kata Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Sosial dan Ekonomi, Taufik Hanafi, di Kuta, Selasa.
Uji publik tersebut dilakukan dengan cara tatap muka secara langsung dengan masyarakat. Pada kesempatan tersebut semua warga dapat menyampaikan masukan mengenai perubahan kurikulum.
Taufik mengatakan, selain uji publik di tingkat nasional dilaksanakan pula hal yang sama di masing-masing provinsi.
"Ada beberapa macam bentuk uji publik, selain bertatap muka, ada juga melalui dialog virtual dan secara tertulis," ujarnya.
Melalui dialog virtual itu mempermudahkan masyarakat yang ingin menyampaikan masukan melalui website. (IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.