"Permintaannya sangat tinggi, tapi produksi kami sangat terbatas," kata Ketua Gapoktan Sarwa Ada Simantri, I Nyoman Merta, di Gianyar, Jumat.
Tingginya minat para petani pada kompos produksi gapoktan yang berlokasi di Banjar Tebuana, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, itu karena harganya murah, hanya Rp500 per kilogram.
Keberhasilan Gapoktan Sarwa Ada Simantri dalam memproduksi kompos itu berawal dari bantuan dana Pemprov Bali senilai Rp80 juta. Dana itu kemudian dibelikan 21 ternak sapi.
Sapi sebanyak itu kemudian berkembang dikelola oleh 53 kelompok tani di bawah Gapoktan Sarwa Ada Simantri. Keberhasilan gapoktan itu melahirkan beberapa penghargaan. (IPA/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.