Seperangkat gong kebyar tersebut secara simbolis diberikan Dirut PPA Boyke Mukhiyat kepada masyarakat Desa Adat Banyuning melalui Wakil Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra di Singaraja, Senin.
"Pemberian alat ini merupakan yang pertama kali kami lakukan sebagai bentuk perhatian terhadap pelestarian budaya daerah khususnya warisan gong kebyar agar terus berkembang dan dilestarikan oleh generasi muda," kata Boyke.
Wabup Sutjidra menjelaskan bahwa gong kebyar telah menjadi kebanggaan warga Kabupaten Buleleng. Cikal-bakal gong kebyar berasal dari Kabupaten Buleleng sekitar 1914.
Alat musik tabuh itu mengalami kejayaan pada masa-masa setelah itu berkat kreativitas seniman gamelan Gede Manik. (MDE/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.