"Sehingga peluang itu banyak diambil alih pekerja dari luar daerah. Padahal sektor informal itu sangat menjanjikan dan mempunyai peran penting dalam menekan angka pengangguran," katanya di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan, minat anak muda untuk bekerja di sektor pertanian juga rendah.
Mereka berupaya memilih bekerja sebagai pegawai negeri atau pekerjaan yang kategori ringan namun dengan penghasilan besar.
Kendala lain, katanya, ketersediaan tenaga kerja yang kompeten, yang dibutuhkan sering tidak seimbang, rendahnya daya saing SDM tenaga kerja
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Gede Suarsa pada kesempatan terpisah menjelaskan, hingga Agustus 2012, angkatan kerja di Bali sebanyak 2,31 juta orang, bertambah 58,78 ribu dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 2,25 juta orang.(*/ADT)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.