"Jadi bukan sekedar kompetisi. Pemenang adalah dalam arti melayani pelanggan dengan lebih baik," katanya saat acara perkenalan dan perpisahan VP Regional Timur di Denpasar, Rabu.
Didampingi mantan VP Regional Timur Kencono Wibowo, Djunaedi mengemukakan bahwa pihaknya akan meneruskan langkah pendahulunya dalam mengembangkan pasar seluler di wilayah timur Indonesia, yang wilayahnya, antara lain meliputi Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Papua dan Sulawesi itu.
"Istilahnya wilayah yang saya pegang sudah mapan karena posisinya sudah nomor satu di Bali dan Lombok dan menempati posisi nomor dua di wilayah timur," katanya.
Ia mengemukakan bahwa kontribusi telepon dan SMS dari pengguna XL ke operator lain juga tinggi, sehingga hal itu akan menumbuhkan iklim pasar seluler di Indonesia.
Sementara Kencono Wibowo mengemukakan bahwa Regional Timur diharapkan menjadi nomor dua yang kuat dan solid, termasuk dalam posisi nomor satu yang solid di Bali dan Lombok.
Menurut dia, "perang" atau persaingan operator ke depan bukan lagi di tarif karena saat ini relatif sudah sama. Ke depan adalah bagaimana mengelola data dan memberikan pelayanan kepada pelanggan.
"Jadi kami harus berupaya bagaimana menyediakan kepentingan dari sisi pelanggan. Semua kebutuhan pelanggan harus dipenuhi, termasuk SMS, internet dan lainnya," katanya.(*)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.