"Setelah itu menyusul Singapura, yakni sebesar 18,18 persen dan ke sejumlah negara lainnya 30,81 persen," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Senin.
Ia mengatakan sementara ekspor ikan dan udang sebanyak 42,89 persen dengan tujuan Jepang, baru kemudian menyusul Amerika Serikat 18,81 persen.
Ikan, khususnya tuna segar dan beku hasil tangkapan nelayan maupun kapal milik perusahaan juga menembus pasaran Hong Kong yang menyerap 3,87 persen, Australia 3,37 persen, Singapura 1,29 persen, Belanda 1,46 persen, Prancis 0,45 persen, Jerman 0,72 persen dan Italia 0,11 persen.
Sejumlah negara lainnya menyerap 26,35 persen dari dari total nilai ekspor ikan dan udang senilai 69,88 juta dolar AS selama delapan bulan periode Januari-Agustus 2012.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.