Dalam pertandingan final di Sport Center Bangkinang, Kabupaten Kampar, Minggu, Dewa Ayu Ari Parwiti dan I Gusti Ngurah Arya, masing-masing merebut medali emas dari nomor tunggal putri dan nomor tunggal putra.
Sementara pasangan I Made Ari Sudana dan I Made Dwi Surya Adnyana harus puas dengan medali perak. Dengan perolehan lima medali emas dan satu medali perak, maka Bali menjadi juara umum cabang olahraga pencak silat pada pesta olahraga antardaerah empat tahunan itu.
Ketua Umum KONI Bali Made Nariana yang menyaksikan pertandingan final tersebut mengaku puas atas prestasi anak asuhnya yang menguasai hampir seluruh nomor pertandingan.
"Saya salut atas perjuangan kalian sehingga mampu mengharumkan nama Bali di tingkat nasional," katanya sambil menyalami satu-persatu atlet dan pelatih pencak silat.
Mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali itu secara spontan merogoh sakunya untuk memberikan penghargaan kepada atlet peraih emas dan perak.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.