Madiun (Antara Bali) - Sebanyak 21 dari sekitar 40-an imigran ilegal asal Timur Tengah, kembali melarikan diri dari penampungan di Hotel Indah, Jalan Kalimantan, Kota Madiun, Jawa Timur, Jumat.

Berdasarkan informasi di lokasi, para imigran itu melarikan diri dengan cara menjebol kaca kamar hotel, kemudian memanjat tembok dan atap rumah warga sekitar di wilayah Kecamatan Kartoharjo.

Seorang warga Jalan Kalimantan Gang IV, Bambang, mengaku dini hari terbangun karena mendengar suara berisik dari atap rumahnya. "Awalnya saya kira tikus. Kemudian saat saya keluar rumah untuk melihatnya, ternyata ada beberapa orang asing. Kejadiannya sekitar pukul tiga pagi tadi," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Kasimin yang rumahnya tepat di samping Hotel Indah. Kasimin mengaku sekitar pukul satu dini hari, ia mendengar suara berisik dari arah atap rumahnya. "Saat saya keluar, ternyata ada beberapa orang asing. Setelah itu ada banyak polisi yang mengejar mereka," katanya.

Sejumlah informasi menyebutkan, total imigran yang kabur sekitar 21 orang. Dari jumlah tersebut sudah ada sembilan orang yang berhasil ditangkap petugas. Namun pejabat dari Kantor Imigrasi Kelas II Madiun belum bersedia memberikan keterangan kepada wartawan.

Sebelumnya, para imigran tersebut juga sempat melarikan diri saat ditampung di Hotel Asri di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Dari 60 imigran, saat itu enam orang di antaranya belum tertangkap. Sedangkan 11 dari 54 yang ada telah dipindah ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Bangil, Pasuruan.(*/T007)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026