"Sudah kami usulkan dana promosi ke pemerintah pusat sebesar Rp68,1 miliar lebih," kata Kepala Dinas Pariwisata NTT Abraham Klakik di Kupang, Senin.
Dana itu, menurut dia, telah diusulkan ke pemerintah pusat untuk kegiatan promosi dan atraksi budaya serta penataan destinasi yang akan disinggahi para sailor dari berbagai negara.
Promosi ini terus dilakukan, walaupun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum menandatangani keputusan presiden terkait penyelenggaraan Sail Komodo tersebut.
"Kami sudah usulkan melalui Menkokesra dan telah dilanjutkan ke meja presiden. Namun, belum ditandatangani," katanya.
Menurut dia, lambannya kepres pelaksanaan Sail Komodo ini disebabkan pemerintah masih fokus pada pelaksanaan Sail Morotai yang baru akan di buka pada 15 September 2012 ini. "Prinsipnya, Menkokesra telah menyetujui pelaksanaan Sail Komodo," katanya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.