Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar, I Wayan Pageh, Selasa, mengungkapkan bahwa tingginya minat negara - negara itu untuk mempekerjakan terapis dari Bali karena selain tenaga kerja yang handal, produk spa khas Pulau Dewata itu cukup diminati.
"Permintaan terapis spa dari Bali sangat tinggi dan belum mampu dipenuhi. TKI asal Bali itu dinilai memiliki keunggulan kompetensi dan kejujuran serta bertanggungjawab terhadap pekerjaan," katanya.
Data BP3TKI Denpasar menyebutkan hingga Juli 2012, ada 6.910 orang TKI asal Bali yang bekerja menjadi terapis spa. Jumlah itu meroket dari tahun 2011 yang mencapai 1.697 orang.
Menurut dia, spa Bali memiliki keunggulan dengan teknik tertentu dan dikaitkan dengan yoga saat ini banyak dilirik negara asing.
Pihaknya telah menginformasikan kesempatan menjadi terapis spa itu kepada 19 BP3TKI di seluruh Indonesia agar bisa menekuni profesi menjadi terapis spa, dengan sebelumnya mendapatkan pelatihan dasar selama tiga bulan.(DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.