Ketua RAPI Banda Aceh TAF Haikal mengatakan, informasi yang diperoleh dari relawan, kapal yang tenggelam sekitar pukul 17.00 WIB dan berada di posisi 18 mil laut dari Pulau Weh itu disebabkan bagian lambungnya bocor.
Saat kejadian, ombak mencapai dua meter dan angin kencang. Tim SAR dan Pol Airud serta relawan dilaporkan telah menuju lokasi tenggelamnya kapal yang diperkirakan berawak sepuluh orang itu.
Dikatakan, kontak telepon terakhir antara Syahbandar dengan ABK KM Artika pada pukul 16.30 WIB. Dan kehilangan kontak terakhir jam 17.00 WIB.
Kapal MV Artika membawa pasokan beras dan gula dari Thailand menuju pelabuhan Freeport Sabang.
Menurut keterangan warga, kapal tersebut memang rutin membawa gula dan beras dari Thailand ke Sabang setiap Ramadhan.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026