Denpasar (Antara Bali) - Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Ketut Susrama mengakui adanya kekurangcermatan verifikasi data bedah rumah di daerah tersebut.

"Memang ditemukan beberapa kasus di sejumlah tempat. Tim verifikasi kami belum cermat. Ini akan menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi kami," kata Susrama di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan, salah satu penyebab ketidakcermatan verifikasi ini, selain karena kekurangan sumber daya manusia (SDM), faktor geografis utamanya penerima yang berada di daerah terpencil kerap menyulitkan petugas melakukan pendataan dan verifikasi.

Ke depan, kata dia, pihaknya berjanji berupaya memperbaiki pelaksanaan verifikasi tersebut dengan melibatkan semua pihak mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat maupun wakil rakyat di DPRD kabupaten dan kota serta provinsi.

"Walaupun ditemukan beberapa kasus di beberapa tempat tim verifikasi ini belum cermat tapi kami sudah bertekad memperbaikinya," katanya, sembari menambahkan dengan demikian diharapkan bantuan bedah rumah itu tepat sasaran.

Sementara terkait target bedah rumah tahun ini, Susrama mengatakan, dari 1.550 unit bedah rumah yang dianggarkan di APBD Induk 2012, hampir 93 persen sudah mencapai pembangunan termin ketiga.(LHS/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026