"Saya yang pertama mengembalikan formulir penjaringan calon wakil gubernur dari PDIP. Hal ini menunjukkan kesiapan calon dari generasi muda yang sungguh-sunguh untuk maju menjadi calon Wakil Gubernur Bali periode 2013-2018," kata Arya Wedakarna seusai mengembalikan formulir di Sekretariat DPD PDI Perjuangan, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Selasa.
Wedakarna yang sempat memproklamirkan diri sebagai pewaris Raja Majapahit itu mengemukakan bahwa pencalonan dirinya merupakan amanat dari Ketua Umum DPP Partai Nasional Indonesia Marhaenisme.
"Ini amanat dari Ketua Umum DPP PNI Marhaenisme. Karena antara PDIP dengan PNIM adalah sama-sama ingin menegakan ajaran Bung Karno. Karena sejak dulu ajaran Bung Karno sudah tumbuh di Bali," katanya.
Karena itu, kata dia, ingin kembali meraih dan memenangkan dalam pemilihan gubernur ini dari kaum marhaenis.(DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.