Mereka sekarang dapat sembuh dalam waktu lebih singkat dengan bantuan obat baru. Hepatitis adalah peradangan hati yang dapat disebabkan oleh racun, obat-obatan tertentu atau bahkan penggunaan alkohol berat.
Saat ini, terapi standar bekerja untuk memperkuat respon imun tubuh terhadap virus.
Terapi standar saat ini termasuk injeksi interferon Pegylated dan tablet Ribavirin. Tetapi itu tidak berlaku untuk beberapa pasien dengan genotipe satu Hepatitis C.
Selama 15 tahun, Ulfah Rumaria Simanjuntak telah memerangi Hepatitis C.
Dokternya mengatakan kondisinya telah membaik setelah minum obat baru Victrelis.
Dr Richard Guan, konsultan hepatologi di Mount Elizabeth Medical Centre, mengatakan: "Setelah dua bulan pengobatan, virus akhirnya menjadi negatif. Dia merasa takjub dan bahagia bahwa semua rasa sakit itu hilang".(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.