Denpasar (Antara Bali) - Universitas Udayana (Unud) Denpasar setiap tahun menerima sekitar 2.000 mahasiswa dari berbagai negara untuk program S-1, program magister (S-2), dan doktor (S-3).

"Mahasiswa asing itu terbagi untuk mengikuti program jangka pendek (short course), mencari kredit (credit coruing), dan kuliah beberapa semester (degree)," kata Pembantu Rektor IV Unud Prof I Made Suastra Ph.D di Denpasar, Jumat.

Menurut dia, mahasiswa mancanegara yang kuliah di Unud umumnya didasarkan atas kerja sama dengan perguruan tinggi di berbagai negara di belahan dunia.

Dengan kerja sama dengan perguruan tinggi di mancanegara itu, maka mahasiswanya bisa mengikuti kuliah di negaranya maupun di Universitas Udayana.

Made Suastra bersama tiga pejabat Unud segera bertolak  ke Prancis untuk menandatangani naskah kerja sama dengan ITBS University of Angers , sebuah perguruan tinggi negeri di negara tersebut menjelaskan, semua mahasiswa asing yang belajar ke Unud didasarkan atas kerja sama dengan perguruan tinggi, tempat kuliah di negara asalnya.

Oleh sebab itu Unud  telah memiliki jaringan internasional dan kerja sama dengan lebih dari 200 perguruan tinggi di berbagai negara di belahan dunia.(LHS/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026