"Pagerwesi merupakan hari kerja biasa, namun Gubernur Bali Made Mangku Pastika memberikan dispensasi atau libur 'lokal' bagi seluruh karyawan yang beragama Hindu untuk melaksanakan rangkaian kegiatan ritual," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Selasa.
Umat Hindu merayakan Hari Pagerwesi untuk meningkatkan keteguhan iman. Perayaan itu rangkaian Hari Saraswati untuk memeringati hari lahir ilmu pengetahuan.
Ia mengatakan, dispensasi sebenarnya juga berlaku untuk anak didik di seluruh jenjang pendidikan, namun saat ini kebetulan sekolah sedang liburan panjang setelah kenaikan kelas.
Hari Raya Pagerwesi yang jatuh setiap 210 hari merupakan salah satu di antara 18 hari kerja sebagai hari libur lokal (fakultatif) di Bali. Libur lokal khusus itu, katanya, agar umat Hindu dapat melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan dan persembahyangan dengan baik.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.