Beasiswa ini sudah diberikan sejak setahun lalu kepada mahasiswa asal Kabupaten Nunukan yang dianggap berprestasi, kata Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Nunukan, Drs Nizaruddin, di Sebatik, Senin.
Untuk beasiswa dari Pemkab Nunukan, setiap mahasiswa memperoleh Rp2,5 juta per tahunnya dengan syarat nilai Indeks Prestasi (IP) minimal 2,75.
Sementara, beasiswa dari Pemprov Kaltim yang diistilahkan "beasiswa perbatasan" ini sudah berjalan sejak 2011. Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp1 miliar untuk mahasiswa perbatasan di Kabupaten Nunukan yang memiliki nilai IP 3.0.
Beasiswa perbatasan ini untuk 100 orang mahasiswa, dan setiap mahasiswa mendapatkan Rp10 juta setiap tahun per orang. Mengenai syarat lainnya, Nizaruddin mengatakan, tidak ada. "Yang ditentukan hanya standar prestasi akademik semata yaitu IP," katanya.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.