Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Tatakota, Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum, Kantor Lingkungan Hidup dan Organisasi penggiat lingkungan, Pencinta Alam Bahari (PAB) selaku pengelola hutan bandar bakau, kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Dumai Wan Ramli di Dumia, Kamis.
Ia menjelaskan, komitmen PU mendukung program pengembangan hutan wisata mangrove ini diwujudkan dengan membangun infrastruktur jalan menuju kawasan itu.
"Pembangunan infrastruktur kami mulai dari jalan masuk kawasan hutan. Ini baru bisa dimulai tahun anggaran depan," katanya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Dumai Izhar Ahmad mengatakan, dari segi kepariwisataan, Hutan Bandar Bakau yang dikelola Pecinta Alam Bahari (PAB) Club memiliki potensi untuk menarik kunjungan wisatawan.(*/DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.