"Kerja sama dengan lembaga kursus dibiayai dari dana 'blockgrand', sedangkan bentuk pelatihan dan proses seleksi kelayakan untuk menjadi peserta kami serahkan kepada lembaga kursus," kata kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Disdikpora Provinisi Bali, I Wayan Sudarsana di Denpasar, Selasa.
Pemerintah provinsi berupaya mengurangi angka pengangguran salah satunya dengan memberikan keterampilan hidup melalui dana "blockgrand" yang diperuntukkan antara lain untuk kursus terapis Spa, kursus bahasa asing, dan sebagainya.
Ia mengatakan, jenis-jenis kursus yang diberikan disesuaikan dengan peluang usaha dan kebutuhan tenaga kerja yang ada di wilayah setempat, seperti di Bali sebagai daerah tujuan wisata utama, maka mayoritas pelayanan yang diberikan berupa jasa.
"Keterampilan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan, seperti bahasa asing agar bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha sebagai pemandu, pelayan hotel dan restoran," katanya.(I020/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.