"Bahkan keberangkatan pergi pulang rombongan seniman ke hotel dengan menggunakan truk," kata Gubernur Pastika didampingi Kepala Dinas Kebudayaan setempat I Ketut Suastika di Denpasar, Minggu.
Ketika mengadakan pertemuan dengan sejumlah sekaa kesenian yang selama ini berperanserta dalam pementasan untuk menyukseskan program unggulan Pemprov Bali, ia mengatakan, selain upah yang diterima rendah, juga kalangan hotel tidak menyediakan fasilitas yang memadai.
Ia mengatakan, hotel tidak menyediakan tempat khusus untuk berhias, sehingga seniman dalam berhias sebelum pentas memanfaatkan tempat yang ada termasuk di peturasan (WC).
Padahal pihaknya sudah berkali-kali mengingatkan, kalangan hotel atau pihak-pihak lain yang menangani pementasan kesenian tradisional untuk lebih peduli terhadap keberadaan seniman.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026