"Saya tidak tahu penyebabnya. Begitu pulang pukul 11.00 Wita, api di rumah saya membesar," kata Nengah Rangging, pemilik rumah yang terbakar.
Ia mengaku diberi tahu oleh tetangganya, Komang Sumi, yang melihat api membumbung tinggi dari atap "merajan" (pura keluarga di rumah) berbahan ijuk.
"Tidak ada korban dalam peristiwa itu karena kebetulan saya dan keluarga sedang ke luar rumah," kata Rangging menuturkan.
Meskipun tidak ada korban jiwa, dia tidak sempat menyelematakan barang-barang berharga. Apalagi tiga hari mendatang, dia akan menggelar upacara keagamaan di rumahnya.(M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.