"Akan ada beberapa upaya yang dilakukan untuk mewujudkannya, seperti penertiban parkir, menjaga kebersihan kawasan Malioboro," kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Syarif Teguh di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, upaya untuk mewujudkan Malioboro "zero complain" tersebut dimulai dengan menindaklanjuti keluhan dari masyarakat yang berkunjung ke Malioboro. Tindak lanjut atas keluhan tersebut akan dilakukan secara rutin hingga akhir tahun, setidaknya satu pekan sekali.
Pembenahan kawasan Malioboro tersebut dimulai sejak Sabtu malam (14/4), dengan fokus penertiban juru parkir karena dalam beberapa pekan terakhir, muncul banyak keluhan dari masyarakat, seperti soal tarifnya melebihi ketentuan.
"Jika nanti muncul keluhan adanya bau tidak sedap atau banyaknya sampah, maka kami akan segera menindaklanjutinya. Agar dikemudian hari, Malioboro menjadi tempat wisata tanpa ada satupun keluhan dari masyarakat," katanya.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.