Namun volume pengiriman komoditas itu berkurang 14,21 persen dari 81.702 unit (pcs) pada Januari 2011 menjadi 70.093 unit pada Januari 2012, kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan, ekspor matadagangan serupa selama 2011 mampu meraup devisa sebesar 2,44 juta dolar AS, juga melonjak 59,39 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat 1,53 juta dolar AS.
Peningkatan perolehan nilai ekspor yang cukup signifikan itu berkat peluang pasar dan semakin membaiknya hasil kreativitas perajin, dengan berbagai rancang bangun (disain) yang unik dan menarik bagi konsumen luar negeri, katanya.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.