Sedangkan selama 2011, masyarakat Negeri Matahari Terbit yang menikmati keunikan seni budaya serta panorama alam Pulau Dewata sebanyak 182.385 orang, juga merosot 25,62 persen dibanding tahun 2010 yang mencapai 245.212 orang.
Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Suarsa di Denpasar, Kamis, berkurangnya kunjungan masyarakat Jepang tersebut erat kaitannya dengan kondisi ekonomi negara itu yang belum pulih pascatsunami.
Meski begitu, jumlah turis Jepang ke Bali masih mampu menempati urutan ketiga terbanyak setelah Australia dan China.
Jepang memberikan kontribusi sebesar 5,98 persen dari total wisman ke Pulau Dewata sebanyak 479.279 orang selama dua bulan pertama 2012, ujarnya.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.