Palembang (Antara Bali) - Sebanyak 13 negara di Asia Timur dan Australasia mengadakan pertemuan di Hotel Aryaduta, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, untuk membahas kondisi burung jenis langka dan dilindungi yang habitatnya tersebar di kawasan Asia Timur dan Australasia.

Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pemerintah harus menyediakan habitat yang baik bagi perkembangan burung-burung liar, langka dan dilindungi yang bermigrasi ke Indonesia.

"Ada sembilan jalur lalu lintas bagi burung di kawasan Asia Timur dan Australasia yang bermigrasi ke Indonesia. Selama bermigrasi, burung-burung itu harus mendapatkan perlindungan," kata dia, dalam pertemuan East Asia-Australasia Flyway Partnership itu.

Habitat burung tersebut terutama di kawasan rawa, sehingga keberadaannya harus dilestarikan. "Seperti kawasan rawa di Sumsel ini tidak boleh dialihfungsikan dan tidak dilakukan perburuan terhadap burung-burung liar tersebut," ujarnya sebelum meresmikan Taman Nasional Sembilang di Kabupaten Banyuasin, yang merupakan habitat burung liar, menjadi kawasan wisata.(*/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026