"Kondusifnya kondisi lapas tersebut tidak terlepas dari kebijakan yang diterapkan Kakanwil dalam meredakan situasi," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Bali Priyadi, di Denpasar, Selasa.
Dia menjelaskan, kebijakan yang diterapkan itu adalah mengutamakan pendekatan secara kultural, religi dan adat istiadat.Kerusakan di sejumlah titik, tambah Priyadi, sudah diperbaiki, seperti tembok dan pagar serta fasilitas lainnya.
Namun ketika ditanya terkait masih maraknya dugaan senjata tajam di lapas tersebut, Priyadi mengaku, tidak mengetahui dari mana benda berbahaya itu bisa masuk.
"Kondisi di lapas itu tidak bisa diduga karena di sana para penghuni menunjukkan sikap berpura-pura baik di hadapan petugas. Hal itu merupakan ciri khas di semua penjara yang ada di dunia," ujarnya.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.