"Kami akan merealisasikan program 'bedah rumah' keluarga miskin di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Karangasem. Kami harap pemerintah daerah setempat berperan aktif dalam mendukung program kerakyatan kami," kata Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, Rabu.
Beberapa saat sebelumnya, Menpera meninjau lokasi perbaikan rumah di Kabupaten Tabanan. Di kabupaten itu, Kemenpera akan memperbaiki sekitar 3.800 unit rumah yang tidak layak huni.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Tabanan, Menpera berdiskusi dengan para pemilik rumah yang mendapat bantuan dari Kemenpera dan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Bahkan, Menpera juga memberikan bantuan langsung uang tunai sebesar Rp800 ribu kepada pemilik rumah yang rumahnya akan diperbaiki.
Pemerintah daerah juga harus kembali meningkatkan gairah masyarakat setempat untuk bergotong-royong dan membantu masyarakat miskin yang rumahnya hendak diperbaiki oleh pemerintah.
Selain program perbaikan rumah keluarga miskin, Kemenpera juga memiliki program rumah murah seharga Rp25 juta per unit yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Saat ini model rumah murah juga sudah bisa dilihat secara langsung oleh masyarakat di halaman kantor Kemenpera di Jakarta.
Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyebutkan bahwa kebutuhan rumah untuk keluarga miskin di daerahnya masih cukup tinggi. Dari data yang dimiliki, setidaknya ada sekitar 3.800 keluarga yang rumahnya perlu diperbaiki agar mereka bisa hidup layak.
"Kami sangat mendukung pelaksanaan program bedah rumah oleh Kemenpera di Tabanan. Kami juga mengajak peran aktif masyarakat luas untuk ikut serta membantu program ini," katanya.(M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.