"Kalau hari-hari biasa sebelumnya, tingkat hunian hotel berkisar 30 sampai 40 persen," kata Ketua Badan Perwakilan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Gianyar, Dewa Arimbawa, Senin.
Tingkat hunian Hotel tersebut diperkirakan terus bertambah hingga masa pergantian tahun ke 2012, katanya seraya menyebutkan, kehadiran wisatawan asing yang menginap di Ubud didominasi asal Eropa, Australia, Amerika dan Asia.
Ketika ditanya soal keramaian perayaan Natal, pemilik Hotel Pertiwi itu mengatakan, tidak ada hiburan khusus untuk merayakan hari raya keagamaan tersebut.
Kalau di Ubud, hiburan tidak terlihat begitu spektakuler, hal ini disebabkan faktor kewilayahan Ubud yang mengandalkan suasana wisata yang penuh kesunyian, demikian Dewa Arimbawa.
Kapolsek Ubud AKP I Gede Redestra juga mengakui, sepanjang perayaan Natal tidak ada kegiatan yang dikemas spektakuler. "Hal ini terlihat di pusat keramaian di sekitar Puri Agung Ubud," ucapnya.(T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.