Negara (Antara Bali) - Dinas Kesehatan Dan Sosial Kabupaten Jembrana, Bali barat akan menganggarkan dana untuk pengadaan  alat mendeteksi tingkat kekebalan tubuh penderita HIV/AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Dan Kesos Jembrana, dr Putu Suasta MKes saat dikonfirmasi Selasa mengakui, pihaknya belum mempunyai alat CD4 untuk keperluan pemeriksaan tingkat kekebalan penderita tersebut.

"Itu merupakan salah satu peralatan untuk laboratorium rumah sakit, sampai saat ini kita memang belum mempunyainya," katanya.

Karena belum memiliki alat tersebut, menurut Suasta, selama ini pihaknya hanya mengambil darah pasien dan dibawa ke Denpasar untuk diperiksa.

Untuk pemeriksaan di laboratorium di Denpasar ini, pasien harus membayar ongkos Rp25 ribu setiap kali periksa.

Suasta mengatakan, agar beban pasien lebih ringan, pihaknya akan mengupayakan pada tahun 2012 RSU Negara bisa memiliki alat tersebut.

"Kita akan koordinasi dengan DPRD untuk realisasi anggaran pembelian alat tersebut, tapi pada prinsipnya saya juga ingin kita memiliki alat itu," ujar Suasta.

Tapi ia mengingatkan, keberadaan alat tersebut juga harus ditunjang dengan sumberdaya manusia untuk mengoperasikannya agar tidak sia-sia.

Rencananya, jika bisa direalisasikan, pemeriksaan darah akan dilakukan setiap hari Senin.

Ketua Yayasan Citra Usadha Indonesia (YCUI) Cabang Jembrana, I Nengah Suardana dalam kesempatan terpisah minta Pemkab Jembrana melakukan pengadaan alat untuk mendeteksi level kekebalan tubuh penderita AIDS.(**)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026