"Jumlah ini termasuk penduduk asli maupun pendatang yang tinggal di wilayah tersebut," kata Sekretaris KPA AIDS Kabupaten Gianyar, Dewa Made Oka Sedana saat diskusi masalah rencana strategis dan implementasi Perda Penanggulangan HIV AIDS di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Gianyar, Selasa.
Ia mengatakan kasus HIV/AIDS yang terjadi di Gianyar hingga September 2011 sebanyak 214 kasus dengan 24 kasus kematian.
Sedangkan dari 15.701 orang penduduk yang rawan terinfeksi HIV/AIDS itu berasal dari populasi pemakai narkoba jarum suntik (penasun) sebanyak 237 orang, pasangan penasun sebanyak 65 orang, Wanita Pekerja Sex (WPS) langsung sebanyak 175 orang.
Kemudian disusul pelanggan WPS langsung sebanyak 3.583 orang, pasangan pelanggan WPS langsung sebanyak 1.583 orang, WPS tidak langsung sebanyak 577 orang, pelanggan WPS tidak langsung sebanyak 4.874 orang, pasangan pelanggan WPS tidak langsung sebanyak 2.152 orang, waria sebanyak 50 orang, pelanggan waria sebanyak 97 orang , lelaki sex dengan lelaki (LSL) sebanyak 2.247 orang dan warga binaan sebanyak 61 orang.(**)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.