"Nilai kredit untuk pembangunan akomodasi pariwisata itu adalah mencapai Rp521 miliar," kata Pemimpin wilayah PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk., Denpasar, Johnny R Tampubolon, di Denpasar, Senin.
Dia menjelaskan, nilai kredit sebanyak tersebut adalah yang disalurkan melalui kantor wilayah ini, dengan batasan maksimal Rp15 miliar.
"Selain itu, cukup banyak yang persetujuannya melalui kantor pusat, terutama bila nilainya sangat besar," ujarnya.
Johnny mengatakan, berdasarkan data kredit untuk pembuatan restoran memperlihatkan penurunan yakni (-)16,7 persen atau Rp7,5 miliar dari tahun lalu.(**)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026