Denpasar (Antara Bali) - Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Buleleng, Bali, sejak Rabu siang membuat sebagian warga menunda untuk melakukan persembahyangan ke pura-pura atau di tempat suci rumah masing-masing.

"Kami menunda untuk melakukan persembahyangan ke pura dan beberapa tempat lainnya yang masih belum dilakukan karena hujan deras," kata Luh Putu Anggraeni, rohaniawan umat Hindu di Singaraja, saat dihubungi dari Denpasar, Rabu.    

Dia mengatakan, kondisi itu membuat suasana perayaan yang biasanya ramai di ibu kota Kabupaten Buleleng tersebut menjadi sedikit berkurang.

Meskipun demikian, fenomena alam itu tetap saja tidak mengurangi kekhidmatan umat Hindu dalam meningkatkan keteguhan iman sebagai rangkaian Hari Raya Saraswati atau hari lahirnya ilmu pengetahuan itu.

"Biasanya perayaan Pagerwesi di Singaraja lebih semarak, suasananya hampir sama saat Hari Raya Galungan," ujarnya.(**)




: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026