Kepala Balai Besar NMKG Wilayah III Denpasar Drs M. Taufik Gunawan melalui siaran pers, Rabu, menyatakan gempa bumi tersebut sangat dirasakan masyarakat di wilayah Kabupaten Karangasem.
Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tersebut memiliki episenter terletak pada koordinat 8,18 LS dan 115,54 BT, atau tepatnya berlokasi di laut dengan jarak 18 km timur laut Karangasem, pada kedalaman 10 km.
Ia mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempab dangkal akibat aktifitas sesar aktif.
Taufik Gunawan mengtakan dampak gempa bumi berdasarkan laporan masyarakat berupa guncangan dirasakan di wilayah Karangasem, dan Bangli II-III MMI. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempab ini tidak berpotensi tsunami.
Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenaranya.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website ( http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user pemda ,pwd pemda-bmkg) atau infobmkg.
Pewarta: I Komang SupartaEditor : Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.