"Tabuh dan tari kreasi modern itu berawal dari munculnya gamelan gong Kebyar di Bali Utara pada 1915," kata dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar itu, Selasa.
Menurut dia, persentuhan Bali dengan dunia barat sejak akhir abad XIX juga menjadi pemicu atas pertumbuhan berbagai jenis tari kreasi baru yang berakar dari tari sakral dan tari tradisi.
Ia mengemukakan bahwa gamelan modern Bali yang dikembangkan dari gamelan klasik Gong Gede itu mendorong tumbuh suburnya tari-tarian baru yang lazim disebut seni pertunjukan kebyar.
Koreografi tari kebyar yang menonjolkan aspek improvisasi itu menekankan tata musikal gamelan yang rumit dalam ungkapan yang menggairahkan.*
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.