Denpasar (Antara Bali) - Kepala Pusat Penelitian Kebudayaan dan Pariwisata Universitas Udayana (Unud) Denpasar, Dr Agung Suryawan Wiranatha, mengatakan, kebijakan moratorium pembangunan hotel di Provinsi Bali perlu dievaluasi.

"Tidak salah jika sekarang ini terlihat adanya persiapan pembangunan hotel di berbagai kawasan di Bali karena terjadi peningkatan kebutuhan kamar akibat pesatnya pertumbuhan wisatawan yang datang ke Bali cukup signifikan," katanya di Denpasar, Senin.

Secara terperinci pihaknya memang belum bisa memastikan kurang atau tidaknya jumlah kamar hotel yang ada saat ini. Meskipun demikian, dia melihat ada peningkatan kebutuhan kamar hotel.

"Berdasarkan analisis kami dan kalangan industri pariwisata pada 2006 dan 2007, jumlah akomodasi pariwisata di Bali diprediksi sampai dengan tahun 2013 masih cukup sehingga pada tahun tersebut Gubernur mengambil kebijakan moratorium," ujarnya.

Hanya saja, lanjut dia, melihat perkembangan sekarang dengan kunjungan wisatawan yang meningkat, moratorium tersebut perlu dilakukan kajian kembali.

Pada 2010 misalnya, wisatawan asing yang datang ke Bali sekitar 2,5 juta jiwa. Tahun-tahun selanjutnya, diprediksi akan ada peningkatan kebutuhan kamar.(**)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026