Singaraja (Antara Bali) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng, Bali memberikan perhatian yang serius dalam menangani penyakit rabies secara tuntas.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng Ir Putu Mertajiwa Rabu mengatakan, penyakit yang ditularkan anjing kepada manusia lewat gigitannya itu mendapat perhatian secara sungguh-sungguh.

Ia mengatakan, angka gigitan anjing pada manusia hingga hingga tahun 2011 di wilayah Kabupaten Buleleng mencapai 4.956 kasus atau rata-rata perhari terjadi 21 kasus gigitan anjing.  

Kejadian tersebut telah disikapi instansi terkait dengan menyiapkan Tim Respon Cepat  yang bertugas mencegah dan meminimalisir kasus rabies.

Putu Mertajiwa mengatakan, pihaknya membentuk tim respon cepat yang mencapai enam tim respon yang masing-masing beranggotakan 12 orang dua orang di antaranya dokter hewan.(**)



Editor : Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026