"Dari 350 ajungan yang kami persiapkan untuk pameran dalam kegiatan sekitar 200 unit sudah dipesan oleh peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut," kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Kota Denpasar I Gede Ambara Putra saat dihubungi ANTARA, Selasa.
Dia menjelaskan, peserta yang akan mengikuti acara itu berasal dari kalangan pengusaha dalam dan luar negeri serta instansi pemerintahan di seluruh Tanah Air.
Kegiatan tersebut dijadwalkan digelar bersamaan dengan Festival Hortikultura Denpasar dan Sanur Village Festival di kawasan Sanur 18-22 November 2011.
Menurut Ambara, persiapan penataan lokasi yang akan digunakan sebagai acara itu telah mencapai sekitar 70 persen.
"Saat ini lahan seluas delapan hektare yang disiapkan untuk Pekan Flori dan Flora Nasional sudah diratakan oleh pihak Dinas PU Denpasar," katanya.
Ambara mengatakan, kemudian sedang dilakukan penataan lokasi kegiatan oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar, yakni berupa penanaman rumput serta penyiapan landscapenya.
"Penataan lahan tempat penyelenggaraan kegiatan bersifat internasional tersebut sebagai upaya mempersiapkan diri sebagai tuan rumah yang baik, agar tidak sampai mengecewakan," ujarnya.
Menurut dia, penataan itu dilakukan bertahap, karena nantinya dalam kegiatan tersebut terdapat beragam acara dengan banyak fasilitas, terutama anjungan yang menampung peserta pameran.
"Pada PF2N ada beragam kegiatan dari pameran, perlombaan, parade tamanan hias sampai konferensi," ujarnya menjelaskan.
Berdasarkan catatan, jumlah peserta yang sudah mendaftar berasal dari 190 daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota di Indonesia.
Sementara itu, pihak panitia acara tersebut melakukan koordinasi tentang persiapan kegiatan dengan pihak Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Bali serta instansi terkait lainnya.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.