"Kami sangat mengapresiasi keberhasilan meraih juara ini," kata Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati yang biasa disapa Cok Ace, Minggu.
Ia berharap keberhasilan meraih juara itu menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan kemajuan kepariwisataan di Kabupaten Gianyar.
"Kami berharap ke depan tidak hanya kawasan wisata Batubulan yang meraih juara, tetapi juga objek wisata lainnya di daerah ini. Ikuti jejak Batubulan meraih juara," katanya.
Untuk merangsang pembangunan kelompok sadar wisata di kecamatan lainnya, kata Bupati asal Puri Agung Ubud itu, pihaknya telah melaksanakan program lima zona pengembangan wilayah.
Kelima zona itu meliputi wilayah utara untuk pengembangan agrowisata dan konservasi air, daerah Timur sebagai pusat pemerintahan, pendidikan, olahraga dan wisata remaja.
Kemudian kawasan barat sebagai pusat pengembangan pariwisata dan seni budaya, khusus wilayah selatan sebagai pusat perdagangan produk seni dan industri, pertanian tanaman pangan dan perikanan darat, serta pengembangan wilayah tengah.
"Sukawati sebagai pintu gerbang memasuki daerah kita yang berbatasan dengan Kota Denpasar, diharapkan mampu menata wilayah dan iklim pariwisatanya dengan baik," ujar Cok Ace.
Sementara itu, piala kemenangan lomba kelompok sadar wisata diserahkan langsung oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika pada apel HUT ke-53 Provinsi Bali di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Minggu (14/8).
Kelompok Darwis Batubulan itu dinilai oleh tim provinsi yang beranggotakan unsur Disparda, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, dan Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Nusa Dua pada Selasa (2/8).
Penilaian terutama fokus pada empat aspek, yaitu administrasi, fisik, SDM dan kegiatan.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026