Jajaran pramuka yang dilibatkan dalam peringatan organisasi sosial kemasyarakatan itu, terdiri dari golongan Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega serta Pembina termasuk melibatkan Jajaran Majelis Pembimbing Cabang dan Ranting.
Dalam apel besar pramuka itu ditandai pemberian penghargaan Lencana Panca Warsa terhadap 11 Andalan Cabang dan Pembina Pramuka di Kwarcab Buleleng serta pengukuhan anggota Kehormatan Pramuka Buleleng, Gede Ariadi, Putra Sulung dan Bupati Buleleng, Putu Bagiada.
Bupati Buleleng Putu Bagiada mengatakan, selama dua tahun terakhir, pramuka di Buleleng kembali menunjukkan eksistensinya, melakukan berbagai gebrakan dalam pembinaan dan kegiatan untuk membentuk generasi muda yang berkarakter.
Dengan dibangunnya gedung Pramuka di Sanggar Bakti Kumarasthana yang letaknya di jantung Kota Singaraja diharapkan Pramuka Buleleng tetap eksis sebagai barometer kegiatan kepramukaan di Bali.
"Saya melihat luar biasa, karena bagaimanapun kita ingin menghidupkan kejayaan sejarah Buleleng, momentum penting ini, diulang tahun ke 50, setengah abadnya pramuka mari kita bangkitkan dan gerakan terus pramuka ini guna membangun generasi bangsa yang baik mampu menghadapi tantangan dan cobaan serta bertanggungjawab kepada bangsa dan negara ini," ujar Bupati.
Bupati Bagiada yang juga Kamabicab Buleleng berharap wadah kepramukaan dijadikan sarana untuk meningkatkan sumber daya manusia yang mampu melahirkan kader-kader bangsa, mampu meningkatkan sumber daya manusia, manfaatkanlah momentum pramuka ini sebagai tempat menempa diri, ajang tempat untuk berinteraksi antarsesama manuasia," tegasnya.
Ketua Gerakan Pramuka Kwarcab Buleleng Dewa Ketut Puspaka mengatakan, keberadaan pramuka di Buleleng tidak bisa lepas dari peran pemerintah dan masyarakat, terlebih lagi pada tahun ini Pemkab Buleleng melalui Bupati Buleleng Putu Bagiada telah memberikan bantuan sebuah Gedung Pramuka di Sanggar Bakti Pramuka Kumarasthana.
Melalui ulang tahun emas ini diharapkan jadi momentum untuk pramuka secara nyata bisa berbuat, berpartisipasi dalam setiap langkah pembangunan melalui saka-saka, melalui gugus depan.
"Tentunya kita tidak bisa lepas dari dukungan pemerintah berkolaborasi, karena kita tahu bahwa antara pemerintah, masyarakat dan pramuka itu sendiri adalah sinergi dalam satu sikap bagaimana kita bisa berbuat untuk membantu membangun daerah ini," ungkap Puspaka.
Selain mengelar Apel Besar Pramuka dalam Peringatan Hari Pramuka ke 50 di Kabupaten Buleleng juga menggelar lomba mengambar diatas bentangan spanduk di sepanjang jalan Pramuka Singaraja yang melibatkan Pramuka Siaga, sedangkan di Lapangan Ngurah Rai usai upacara peringatan Hari Propinsi Bali ke 53 dan Hari Pramuka ke 50 dilaksanakan Gelar Aksi Satuan Karya Pramuka dan Karnaval Tunas Kelapa.
Gelar Aksi Satuan Karya Pramuka diawali atraksi Aeromodeling Saka Dirgantara yang menerbangkan empat pesawat model dan sebuah helikopter model berputar-putar di atas Lapangan Ngurah Rai Singaraja, selanjutnya disusul penampilan Saka Wira Kartika yang beraksi dengan atraksi kolone senjata M-16.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.