Pengurus Inkai Jembrana Dilantik
Negara (Antara Bali) - Pengurus Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Jembrana dilantik Minggu, dengan Ketua DPRD Jembrana, I Ketut Sugiasa sebagai ketua umumnya.

Usai dilantik, Sugiasa mengatakan, pihaknya akan berusaha menjadikan cabang beladiri ini mampu menyumbangkan medali saat Porprov Bali yang akan berlangsung September mendatang.

"Selaku tuan rumah kita ingin menyumbangkan medali dan prestasi untuk Kabupaten Jembrana," katanya.

Dengan beberapa atlet karate yang sudah mengukir prestasi di tingkat nasional maupun internasional, Sugiasa menilai, target medali emas dalam Porprov mendatang sangat realistis.

Meskipun baru menjabat sebagai Ketua Umum Inkai Jembrana, Sugiasa mengaku, dirinya sudah sering mendengar prestasi atlet-atlet cabang beladiri ini.

"Saya terharu karena ada atlet karate asal Jembrana yang memiliki semangat juang tinggi sehingga bisa mengharumkan nama daerah ini dalam even-even besar," ujar Sugiasa.

Hal yang sangat membuatnya terharu adalah, atlet mengikuti even-even dengan cara iuran dana agar bisa berangkat dan bertanding.

Karena itu ia berharap Pemkab Jembrana dan KONI lebih memperhatikan atlet karate agar lebih berprestasi.

"Dengan iuran saja atlet-atlet kita bisa berprestasi, apalagi kalau pemkab dan KONI lebih memperhatikannya. Tentu prestasi yang diraih akan lebih hebat lagi," kata Sugiasa.

Sedangkan Bupati Jembrana dalam sambutan yang diwakili oleh Asisten I, Made Sudiada mengatakan, karateka Jembrana sudah cukup sering mengukir prestasi yang mengagumkan.

Ke depan pihaknya berharap prestasi tersebut bisa lebih ditingkatkan khususnya untuk level kejuaraan nasional dan internasional.

Dalam kesempatan ini Sudiada juga menyampaikan terima kasih dari Bupati Artha kepada para atlet karate yang mewakili Indonesia dalah Asian Karate Federation Cadet Junior Championship di Hongkong bulan Agustus 2010 lalu.

Selain itu Bupati Artha merasa bangga dengan raihan medali emas oleh atlet karate Jembrana dalam Kejuaraan Nasional Karate Piala Presiden ke VIII pada Februari 2011.(**)




Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026