Kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 juga melemah, bergerak turun 3,33 poin (0,30 persen) menjadi 1.100,85 poin.
Menurut Wakil Presiden Riset dan Analisis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere, bauran sentimen yang beredar cenderung negatif bagi pasar saham global sehingga laju IHSG tertahan.
"Tren pasar saham eksternal cenderung melemah setelah terbukanya peluang bagi The Fed untuk menaikan suku bunganya," katanya.
Ia mengemukakan suku bunga AS diperkirakan naik pada Maret, Juni dan Desember. Dan pasar memandang arah kebijakan pemimpin The Fed yang sekarnag, Jerome Powell, tidak akan berbeda dengan nota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) sebelumnya.
Sementara Analis Recapital Asset Management Kiswoyo mengatakan pelemahan IHSG akan relatif terbatas mengingat sentimen dari dalam negeri cukup positif, terutama kinerja keuangan emiten yang tumbuh. (WDY)
Pewarta: Zubi MahrofiEditor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.