"Selama beberapa hari musim liburan kali ini, tingkat hunian mencapai 92 persen," kata Adinda Ashrinintya, Public Relations Manager Aston Denpasar Hotel & Convention Center, Sabtu.
Dia menjelaskan, tingkat hunian pada musim liburan 2011 meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode sama 2010, yang berkisar 75 persen.
Adinda memperkirakan peningkatan itu terjadi karena Aston Denpasar menawarkan paket liburan sekolah di hotel tersebut dengan harga yang spesial.
"Harga paket itu dimulai dari harga Rp1,7 juta untuk studio room, Rp2 juta untuk kamar dengan satu tempat tidur dan Rp2,6 juta kamar tipe dua tempat tidur," ujarnya.
Harga tersebut sudah termasuk dengan menginap dua malam di kamar terbaik, ditambah "voucher F&B" senilai Rp200 ribu untuk sarapan pagi.
Menurut dia, peminat paket tersebut adalah wisatawan domestik dari Surabaya, Bandung dan Jakarta. Para pelancong itu datang sekeluarga.
"Mudah-mudahan pada pertengahan sampai akhir musim liburan nanti, tingkat hunian tetap stabil dikisaran 85 persen," katanya.
Adinda mengatakan, sebelum memasuki musim liburan, pada Mei 2011, tingkat hunian juga meningkat dibandingkan periode yang sama 2010.
Tingkat hunian bulan Mei tahun ini sekitar 80 persen, sedangkan tahun lalu 60 persen, sehingga terjadi peningkatan sebesar 20 persen.
Sementara Marian Hinchliffe, Director of Public Relations & Marketing Communications Ayana Resort and Spa Bali, mengatakan, memasuki musim liburan tingkat hunian di hotel kawasan Jimbaran itu cukup tinggi sekitar 90 persen.
"Tamu hotel tidak hanya didominasi wisatawan dari Jepang, namun ada juga beberapa dari wisatawan domestik," katanya.(*)
Editor : Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.