Kecelakaan terjadi antara mobil angkutan barang (pick up) L 300 Nopol P-9370-VA yang dikemudikan Slamet Joko Priyanyi asal Banyuwangi, dengan microbus atau bus tiga-perempat DK-9005-AB yang dikemudikan Luhur Hadiansyah juga asal Banyuwangi.
Akibat tabrakan dua kendaraan itu, Hajah Indrawati (50), warga Meruja Selatan, Jakarta Barat, yang menjadi penumpang bus tersebut, meninggal dunia.
Data Satlantas Polres Jembrana menyebutkan, kejadian bermula saat mobil bak terbuka itu melaju kencang dari arah timur ke barat dan berusaha mendahului beberapa kendaraan di depannya.
Saat memasuki lingkungan Penginuman, laju mobil bak terbuka terlalu ke kanan, sementara dari arah berlawanan meluncur bus tersebut, sehingga tabrakan tidak bisa dihindari.
Bus tiga-perempat itu mengangkut 10 orang penumpang, dan Hajah Indrawati duduk di jok paling belakang sebelah kiri.
Wanita malang itu diduga meninggal dunia akibat benturan keras, sehingga mengalami luka dalam.
Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Nyoman Nuryana setelah melaporkan kejadian itu ke Kapolres Jembrana AKBP Irfing Jaya mengatakan, pihaknya masih menangani kasus kecelakaan itu lebih lanjut.
Jalan di wilayah ini bisa dibilang rawan kecelakaan karena sebelumnya juga terjadi kecelakaan yang merenggut korban jiwa.
Saat itu kecelakaan yang terjadi antara mobil Grand Livina dengan Bus Zena, menyebabkan pengemudi Grand Livina tewas dengan tubuh hangus setelah mobilnya terbakar.
Kapolres Jembrana mengingat kepada warga dan pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat menggunakan kendaraan bermotor di jalur utama Gilimanuk-Denpasar yang di beberapa ruas jalan rawan terjadi kecelakaan.(*)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.